RSS

SEJARAH


Pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan suatu kewirausahaan sosial berbasis komunitas (community entrepreneurship). Pengelolaan sampah berbasis masyarakat memiliki peranan dalam pembangunan ekonomi, karena mampu memberikan daya cipta nilai-nilai sosial maupun ekonomi, yakni menciptakan kesempatan kerja, melakukan inovasi dan kreasi baru terhadap produksi barang ataupun jasa yang dibutuhkan masyarakat, dan menjadi modal sosial. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat diharapkan dapat diimplentasikan ke semua penjuru daerah di tanah air, karena sampah dapat membuka peluang kerja, menumbuhkan jiwa social entrepreneur, dan dapat sebagai program pembangunan ekonomi.
promotion)

kelebihan

 kelebihan

  1. Menciptakan kesempatan kerja.
  2. Melakukan inovasi dan kreasi baru terhadap produksi barang ataupun jasa yang dibutuhkan masyarakat.
  3. Menjadi modal sosial.
  4. Peningkatan kesetaraan (equity promotion).

Kekurangan

    Kekurangan 
        Adanya masalah dalam penampungan sampah, kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya, dan kelemahan pemerintah dalam mengelola dan mengawasi

Implementasi di Masyarakat

 Implementasi di Masyarakat

Implementasi model ini tergantung sikap dan kemauan keras pemerintah untuk meninggalkan cara lama dalam menangani persampahan di kab/kota di Indonesia serta dukungan serius dari masyarakat selaku produsen sampah dalam memperlakukan sampahnya sendiri. Semakin sadar masyarakat dan pemerintah akan pentingnya kebersihan lingkungan akan semakin mudah proses ini dapat dilaksanakan.
Secara holistic dalam mensukseskan program progreen, haruslah dimulai dengan program bersih lingkungan dengan mengelola sampah dengan bijaksana. Sesungguhnya inilah inti dari program progreen. Bukan hanya menanam pohon saja, seperti selama ini yang dilakukan pemerintah (akan terjadi pemubadziran anggaran saja) tapi dengan mengelola kebersihan untuk dijadikan sarana dan prasarana pupuk dan pemupukan agar tanaman menjadi hijau, tentu didalanmnya akan tercipta sebuah proses kreatifitas dan aktivitas di tingkat masyarakat komunal (tercipta kemandirian). Diharapkan dengan pola komunal ini, masyarakat tentu akan peduli menanam pohon dan tidak terlalu susah memeliharanya, karena pupuknya yang berbasis sampah kota dapat dengan mudah diperoleh (sustainable).

GAMBA

ALUR SAMPAH PARA SISTEM YANG BARU

Cara Pengolah Sampah Berbasis Masyarakat


    Cara pengelolaan sampah terpadu yang berbasis masyarakat dan yang terakhir adalah praktek membuat komposer atau alat pembuat sampah sederhana.ternyata untuk membuat kompos ternyata tidak terlalu sulit yang pertama adalah membedakan jenis sampah terlebih dahulu apakah jenis sampah organik ( misalnya sampah dari sayur mayur,buah-buahan dan lain-lain ) atau jenis sampah anorganik ( contohnya kertas,plastik,kaca dan lain sebagainya ).yang bisa di jadikan kompos adalah jenis sampah organik dalam waktu hanya 35 hari bisa di jadikan kompos yang siap dipake untuk menyuburkan tanah serta bisa di jual, kalau sampah anorganik hanya bisa di daur ulang.bahan untuk membuat alat komposer sederhana hanya mengunakan tong plastik 120 liter,pipa paralon 1 " sebanyak 1 lonjor, Tee 2 buah, gergaji besi serta bor tangan untuk melubangi tong. tersebut.

Adiwiyata SMA Negeri 2 Metro



sejarah tentang adiwiyata 


Kata ADIWIYATA berasal dari 2 kata Sansekerta “ADI” dan “WIYATA”. ADI mempunyai makna besar, agung, baik, ideal, atau sempurna. WIYATA mempunyia makna tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Bila kedua kata tersebut digabung, maka secara keseluruhan ADIWIYATA mempunyai makana :Tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidp kita dan menuju kepada cita-ciat pembangunan berkelanjutan.
Program Adiwiyata merupakan  salah satu dari Program Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelstarian Lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang.
Program Adiwiyata bertujuan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah agar dapat menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (guru, murid dan karyawan sekolah) yang diwujudkan dalam :
a.       Pengembangan Kebijakan Sekolah peduli dan berbudaya Lingkungan
b.      Pengembangan Kurikulum berbasis Lingkungan
c.       Pengembangan Kegiatan Lingkungan berbasis partisipatif
d.    Pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah berbudaya Lingkungan. Misalnya : Hemat Energi/penggunaan energi alternative, penghematan air, pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (reduse, reuse, recyle)  



Cara Yang Dilakukan Untuk Mewujudkan Adiwiyata

Untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata SMAN 2 Metro telah melakukan banyak usaha,antara lain menggalakkan siswa/i SMAN 2 Metro beserta guru dan staf melakukan penanaman berbagai macam pohon. selain itu disetiap kelas diberikan masing masing 2 kotak sampah untuk membedakan antara sampah organik dan anorganik

Biodata

nama saya nadia senja sari, sekolah di SMA Negeri 2 Metro .  Di SMAN 2 saya masuk di kelas 11 IPS 2.Alamat rumah saya di jalan Nusantara no 23 Mulyosari. Agama saya Islam , hobby saya adalah bersih-bersih